Bupati Sukabumi : Masa Libur 14 Hari Bukan Piknik, Belum Bisa Tutup Ruang Publik Imbas Virus Corona

  • Whatsapp

SUKABUMI – pantau24jam.com. Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami hingga saat ini belum bisa menentukan apakah akan dilakukan penutupan untuk ruang publik seperti yang dilakukan di kota-kota lain dalam upaya pencegahan Virus Corona (Covid-19).

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu banyak melakukan kontak fisik seperti bersalaman atau cepaka-cepiki lantaran resikonya sangat besar”, terang Bupati Sukabumi Marwan Hamami kepada wartawan di Gedung Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin 16/3/2020.

Bupati Marwan menyampaikan bahwa imbauan ini ditegaskan mengingat di wilayah Kabupaten Sukabumi sudah terdapat beberapa pasien yang termasuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa barat.

“Cisaat ada, Bojonggenteng ada, Purabaya ada, Sagaranten ada. Sudah di beberapa kecamatan, dan jika orang-orang ini bertemu dan bersalaman itu sudah beresiko”, ulasnya.

Meski demikian Marwan menghimbau kepada orang tua untuk ikut mengawasi kegiatan anak-anaknya dalam masa belajar di rumah yang diberlakukan selama 14 hari itu.

“Masa libur 14 hari bukan berarti libur harus piknik, akan tetapi libur mengevaluasi belajar di rumah supaya tidak banyak berinteraksi. Jangan sampai pada saat libur ini anak-anak jadi banyak main di mall, tapi diusahakan tinggal di rumah untuk menerima pekerjaan rumah (PR) yang diberikan guru-gurunya”, tegasnya.

Zero

Pos terkait