Wartawan Diteror, Dihadang Ditengah Jalan, Korban Media Rakyatku.com Lapor Polisi

  • Whatsapp

JENEPONTO — pantau24jam.com. Jurnalis tiba-tiba dihadang oleh orang tidak dikenal (OTK) saat perjalanan hendak pulang kerumah, tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Sapanang, Kacamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Jum’at 13/3/2020 sekira jam 21.10 Wita

Hal tersebut berawal, saat mobil dari Desa Tanjonga yang dikendarai jurnalis media rakyatku.com Zul Lallo bersama kawannya Ilham tiba-tiba ada motor yang hendak mendahului di sisi kanan sembari pelaku dobel gas untuk memancing situasi yang pada waktu itu jalan begitu gelap.

Kemudian pelaku tersebut tiba-tiba menyalip serta menghadang dan menahan mobil, pelaku bertanya dengan nada emosi dan membentak Zul Lallo.

“Mau kemana ini “Latemae jeka” (dialeg bahasa makassar) sambil menatap plat mobil saya, seolah pelaku mencatatnya. Tidak lama kemudian pelaku berkata, “saya kira temanku” kemudian pergi”, ujar Jurnalis Rakyatku.com, Zul Lallo.

Kemudian, mereka pun melakukan hal yang sama. Motornya lagi-lagi digas full. Disamping mobil yang ditumpangi, kembali provokasi dan pelaku pergi begitu saja.

“Kalau yang saya lihat. Pelaku menggunakan kendaraan roda dua (motor) dengan menggunakan knalpot (racing) besar sekali”, kata Zul Lallo.

Korban merasa diteror dan trauma, akhirnya melaporkan kejadian tersebut di unit Reserse Polres Jeneponto.

“Saya menduga. Ada niat jahatnya itu, kenapa saya ditahan di jalan yang gelap. Dan kurang penerangan”, tuturnya

Menurut Warga Desa Jombe, Maci mengatakan mereka mengenali terduga pelaku tersebut. Mereka mengikuti mobilnya, dari arah belakang.

“Saya kenal itu orangnya, pelaku inisial B. Tadi sempat mengikuti mobil itu, dari b kkelakang. Saya bilang bodoh sekali dia (tolo tolo minjo joka)”, sebutnya

Beruntung, anak korban sempat mengikut dari belakang . Dia berkata, kenapa itu orang tadi tetta. “Saya bilang, saya tidak tahu. Apa maksud dan tujuannya”, ucapnya

K nnanit Reskrim Polres Jeneponto, Aipda Syahrir mengatakan akan mengusut tuntas dugaan penghadangan yang dilakukan oknum OTK kepada wartawan.

“Pihak korban sudah menyampaikan kepihak Kepolisian. Dan saya berjanji akan mencari pelakunya,” tegasnya

Kr Pasang

Related posts