Silatnas Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al Mu’Tabaroh An Nahdliyyah (MATAN) di Asrama Haji Sudiang Kota Makassar

  • Whatsapp

MAKASSAR – pantau24jam.com. Silaturahmi Nasional (SILATNAS) dengan Tema “Matan Berdaya Indonesia Maju”, yang diselenggarakan Pengurus Pusat Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al Mu’Tabaroh An Nahdliyyah (MATAN) bekerjasama Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN), di Asrama Haji Sudiang Kel. Sudiang Kec. Biringkanaya Kota Makassar, Senin 2/3/2020 pukul 21.11 Wita.

Ketua Panitia Silatnas MATAN menyampaikan laporan KM. Mahmud Suyuti (Ketua Umum MATAN Sulsel), Pesan dari maulana Habib dari panggung yang mulia ini untuk menjemput jannah (Syurga).

Sambutan H.M Hasan Chabibie, ST. MSi (Plt Ketua Umum MATAN) mengatakan, “Saya banggakan sahabat-sahabat MATAN di seluruh Indonesia, peserta hadir di sini, ada yang lewat udara, laut, travel. MATAN baru hadir 8 tahun sehingga masih membutuhkan nasehat-nasehat”, ujar H.M Hasan Chabibie, ST. MSi

Sebelum kami menganggendakan acara ini, kami sudah berkoordinasi dengan pejabat-pejabat, saya berdiri di sini sebagai Plt Ketua Umum MATAN yang sebelumnya diduduki oleh Plt Ketua Umum MATAN dan SK-nya masih aktif sampai sekarang.

“Kami ini adalah anak-anak yang haus dengan ilmu, dan organisasi ini sudah membawa kami untuk belajar dan kedepan kami akan diperhadapkan dengan kesulitan. Malam ini bumi makassar mendapatkan limbahan keberkahan dan saya masih mengingat pesan ketua Plt ketua umum untuk menjaga MATAN”, kata H.M Hasan Chabibie, ST. MSi

Dalam Sambutan Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M.Agr mengatakan, “Silatnas MATAN ini untuk silaturahmi tentunya dunia membutuhkan kita semua ini. Apalagi di tengah permasalahan dunia, perang dagang, dan adanya virus corona. Kita berdoa kepada Allah Swt, semoga indonesia tidak terjangkit virus corona”, terang H.M. Nurdin Abdullah

Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi memberi pengarahan dan sekaligus membuka acara Silatnas MATAN yang menyampaikan, Berbahagia sekali saya berada di tengah forum mulia ini. Saya senang berada di tengah mahasiswa ahli toriqoh, asrama haji sudiang ini akan menjadi saksi-saksi perjuangan kita semua ini.

“Islam diajarkan kasi sayang dengan cinta yang diperlihatkan oleh Nabi Muhammad SAW, sejarah telah mencatat perjuangan Wali Songo, sehingga mampu merubah wajah nusantara ini, terima kasih Habib hadir ditengah kita semua”, terang Fachrul Razi

Silaturahmi MATAN kali ini sudah tepat dengan situasi yang dihadapi oleh Indonesia saat ini. Toleran mewarnai kehidupan kita selama ini. Masyarakat yang intoleran sering mengatasnamakan agama yang akan menjadikan gerakan terorisme.

“Semoga indonesia menjadi manusia yang contoh tauladan. Saya yakin dan percaya apa yang dilakukan MATAN adalah cara rahmatanlillamin. Saya berpesan kepada MATAN untuk mengedepankan sukistik dengan kasih sayang. Melalui MATAN generasi agama mengisi konten-konten media sosial yang baik”, jelas Menteri Agama RI Fachrul Razi

Jadikan MATAN sebagai rumah anak bangsa. Jadikan MATAN sebagai laboratorium untuk melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan. Kegiatan ini dengan resmi saya buka.

Tausiyah Habib M. Luthfi bin Yahya Presiden Tariqah se-Dunia, Saya sangat gembira sekali mendengar kata-kata Gubernur dan Menteri Agama, kemerdekaan yang kita hadapi dari sekian malam, apa yang bapak-ibu sudah berikan terhadap indonesia ini.

“Apakah NKRI hanya sekedar ucapan, ataukah sebagai simbol dan tidak mampu bersuara. Kami berharap agar NKRI sebagai simbol untuk bersuara, jangan membuat kami malu, kami hadir membentuk MATAN untuk melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan”, ungkap Habib M. Luthfi bin Yahya Presiden Tariqah se-Dunia

Hati kecil kita sering bertanya, siapakah yang akan memperkuat bangsa, memperkuat tanah air, dan membela bangsa ini. Siapa yang mampu mempelajari al-quran.

Nabi adam sebelum dilahirkan ke dunia sudah diajarkan oleh Allah Swt. Hanya orang-orang yang terukir hatinya mengucapkan lahilahaillah muhammadarrasulullah.

“Terlepas pro dan kontra masalah ziarah kubur saya tidak bisa menjawab itu, realiti seperti di Gowa, MATAN jangan dijadikan kepentingan politik. MATAN adalah bela bangsa, bela tanah air apapun agamanya tetap mereka adalah saudara-saudara kita adalah indonesia”, tegas Habib M. Luthfi bin Yahya Presiden Tariqah se-Dunia.

Turut hadir dalam kegiatan MATAN adalah : Abdur Rosyid, S.Pd, M.TESOL (Sekretaris Umum MATAN), KM. Mahmud Suyuti (Ketua Umum MATAN Sulsel), H. Anwar Abubakar (Kakanwil Kemenag Sulsel/Koorwil MATAN Sulselbar), Brigjen Halim Pagarra (Waka Polda Sulsel), Iqbal Suhaeb (Plt Walikota Makassar), Adnan Purichta Ichsan YL (Bupati Gowa), H Syahban Sammana SH (Wakil Bupati Pangkep), Habib Puang Makka (Rais Awal Idaroh Aliyah JATMAN Pusat), DR. KH. Kaswad Sartono, M.A (Ketua PC NU Makassar), Kolonel Inf Andriyanto. S,E (Dandim 1408/BS), Azikin Sultan (Bupati Bantaeng), Nurul Furqhon (Wakil Ketua KPK RI), Andi Syahrum Makkuradde (Camat Biringkanayya), para Ketua PC NU Kab/Kota se-Sulsel dan peserta Silatnas serta tamu undangan sekira 2.000 orang.

Andiz/Kr Pasang

Pos terkait