Prihatin Tragedi Yus Yunus, Aliansi Solidaritas Mahasiswa Sulawesi Unjuk Rasa Minta Copot Kapolda Papua

  • Whatsapp

MAKASSAR – pantau24jam.com. Aliansi Solidaritas Mahasiswa Sulawesi Menggugat berunjuk rasa menyikapi persoalan kasus pengeroyokan hingga menewaskan Yus Yunus di Nabire Papua, aksi bertempat didepan pintu gerbang masuk halaman Kantor Gubernur Sulsel Jl. Urip Sumoharjo Kec. Panakkukang Kota Makassar, Senin 2/3/2020 sekira pukul 15.15 Wita

Unjuk rasa di pimpin oleh Andi Ari Adrianto Nur dalam rangka menyikapi kasus pengeroyokan di Kab. Nabire Prov. Papua yang menyebabkan meninggalnya Yus Yunus warga Prov. Sulawesi Barat.

Unjuk rasa diwarnai dengan orasi secara bergantian dengan menggunakan sound system, membentangkan spanduk bertuliskan “COPOT KAPOLDA PAPUA”.

Selain itu pengunjuk rasa membawa replika keranda mayat bertuliskan “Negara Mati Di Papua”, dan membawa beberapa pamflet antara lain bertuliskan Copot Kapolri, Copot Kapolres Nabire, No!! Rasisme, Tegakkan Supremasi Hukum.

“Dengan ini menyatakan sikap, Copot Kapolres Nabire, Copot Kapolda Papua, Copot Kalolri, meminta kepada Pemerintah Prov. Sulsel untuk mendesak Pemerintah Prov. Papua untuk menjamin perlindungan kepada masyarakat pendatang di tanah Papua”, ujar Andi Ari Adrianto Nur.

Meminta kepada Kapolda Papua agar kiranya menindaklanjuti anggota Kepolisian yang lalai dalam tugasnya, mendesak Kapolda Papua agar kiranya menangkap dan mengadili semua pelaku penganiayaan kepada Saudara Yus Yunus.

Selain itu pengunjuk rasa, meminta kepada Kapolda Sulbar dan Kapolda Sulsel mengecam keras kepada Kapolda Papua untuk menjamin perlindungan kepada masyarakat pendatang di tanah Papua”, tegas Andi Ari Adrianto Nur saat berorasi.

Pegawai pemprov menermui pengunjuk rasa diantaranya, Ansyar, S.STP, M.AP Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Prov. Sulsel, bersama Sdr. A. Idris Galigo, SH, MH Kabag Perundang-undagan Biro Hukum Setda Prov. Sulsel dan Yanwar Dwi Putra, SH Staf Biro Ortala Setda Prov. Sulsel sekira pukul15.40 WITA, pengunjuk rasa meninggalkan Kantor Gubernur Sulsel menuju Mapolda Sulsel. Situasi aman dan kondusif.

Andiz

Pos terkait