HEBOH Mobil Bergoyang Siswi SMA dan Guru Seni Pria Berbuat Mesum di Parkiran Sekolah TK

  • Whatsapp

PADANG PARIAMAN – pantau24jam.com. Sebuah ‘mobil bergoyang’ saat terjadi dugaan pencabulan dilakukan guru kesenian atas siswi kelas 2 SMA Negeri di Padang Pariaman. rabu 26/2/2020

Dalam artikel ini juga terungkap siasat licik sang guru untuk membujuk anak didiknya itu agar mau melayani nafsunya di dalam mobil di parkiran sekolah Taman Kanak-Kanak (TK).

Aksi tak senonoh tersebut dilakukan sang guru, JW (58), seusai shopping dengan si siswi SMA. Ternyata, shopping hanya kedok merayu sang siswi.

Kronologi lengkap aksi dugaan pencabulan itu diungkap polisi setelah mendapat laporan orangtua korban dan menangkap pelaku.
Ironisnya, aksi bejat sang guru dengan iming-iming pemberian nilai bagus dan beberapa janji lainnya.

Sebelum melakukan aksi bejatnya, JW mengiming-imingi korban akan memberi nilai yang bagus.

Sejumlah rayuan dan janji pun diberikan pada korban. Mulai dari dibawa shopping.
Korban juga diberi uang jajan serta dijanjikan akan dibelikan satu ini smartphone.

“Korban diiming-imingi nilai yang bagus, dibawa shoping, dikasih uang jajan serta akan dibelikan satu unit handphone Android merek OPPO,” kata Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, Iptu Abdul Khadir Jailani.

Berdasarkan laporan dari orangtua korban, polisi pun langsung melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan pelaku ada di sekolah.

Setelah melakukan koordinasi dan meminta izin pada pihak sekolah, JW pun diamankan dan dibawa ke Polres Padang Pariaman.
Setelah diamankan, lanjut Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, pelaku mengakui tindakan asusila tersebut.

Dari keterangan pelaku diketahui tindakan cabul itu dilakukannya di dalam mobil miliknya. Lokasinya di sebuah parkiran Taman Kanak-kanak di daerah Sungai Sariak Padang Pariaman.

JW diamankan tim Gagak Hitam dan Unit PPA Polres Padang Pariaman, Selasa (25/2/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.

JW berprofesi sebagai guru kesenian di salah satu SMA Negeri di Padang Pariaman.

“Pengamanan oknum guru tersebut berawal dari laporan orang tua korban kepada kami tentang dugaan persetubuhan yang dialami anaknya,” kata Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, Iptu Abdul Khadir Jailani, Rabu 26/2/2020

Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman menambahkan korban pencabulan adalah murid pelaku sendiri.

Lokasinya di sebuah parkiran Taman Kanak-kanak di daerah Sungai Sariak Padang Pariaman.

Selain pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya mobil yang digunakan pelaku saat melakukan aksi bejatnya.

Termasuk seragam sekolah korban dan pakaian yang dibelikan pelaku untuk korban.
Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mengaku korban aksi cabulnya itu hanya satu orang.

“Pengakuannya baru satu, tapi masih dalam pemeriksaan dan pengembangan,” kata Kasat.

Bop

Pos terkait