Tolak Parkir Elektronik, Aliansi Juru Parkir Aksi Unjuk Rasa Didepan Kantor UPTD BAPENDA Kota Makassar

  • Whatsapp

MAKASSAR – pantau24jam.com. Gegara diberlakukannya sistem perparkiran kendaraan dengan tehnik parkir secara elektronik, para juru parkir yang selama ini menggunakan sistem tehnik manual kini menuai protes.

Para juru parkir kendaraan roda dua dan roda tiga kota makassar ini keberatan dengan diberlakukannya sistem perparkiran dengan sistem elektronik yang digunakan oleh PD Parkir Kota Makassar

Mengatasnamakan Aliansi Juru Parkir Makassar, sejumlah 30 orang massa unjuk rasa, menyikapi penolakan rencana tindak lanjut dari pihak PD Parkir yang diduga secara sepihak, unjuk rasa di depan kantor Bapenda Makassar pada Senin, 24/2/2020 pukul 12.00 Wita.

“Kami menyikapi penolakan rencana tindak lanjut dari pihak PD Parkir makassar yang secara sepihak dan memaksa melakukan rencana pemasangan alat parkir elektronik di kantor UPTD BAPENDA Kota Madya Makassar di Kec.Makassar Kota Makassar”, teriak Budi Koordinator aksi saat orasi didepan kantor Bapenda Makassar.

Tuntutan Aksi hari ini adalah menolak pemasangan Alat Parkir Elektronik dan menuntut pencabutan kebijakan Terminal Parking Eletronik, menolak Kenaikan Setoran dan Pemiskinan Juru Parkir, mendesak PD Parkir Makassar Raya Menjalankan Prinsip Transparansi dan Akuntabel atas Pendapatan yang diterima dari setoran Juru Parkir.

Selain itu, mendesak pihak berwenang melakukan Audit terhadap PD Parkir Makassar Raya serta mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menindaklanjuti kasus korupsi PD
Parkir Makassar Raya.

Para peserta aksi unjuk rasa diterima oleh Irwan Adnan Kepala Badan pendapatan Daerah kota Makassar di ruang Pola Bapenda.

“Pihak Bapenda kota makassar hanya mengelola pajak parkir dan diatur dalam undang-undang, Bapenda sama sekali tidak mengambil retribusi dari parkir. Bapenda hanya mengambil dari pajak parkir yang telah diatur dalam aturan pendapatan daerah”, kata Irwan Adnan.

Massa membentangkan spanduk berukuran 1×5 meter bertuliskan “TOLAK PARKIR ELEKTRONIK” dan melakukan konvoi bermotor dari kantor DPRD Kota Makassar menuju kantor Bappeda.

Andiz

Related posts