Sekprov “Tidak Ada Istilah Sogok Menyogok Seleksi CPNS” Di Lingkup Pemprov Sulawesi Barat

  • Whatsapp

MAMUJU – pantau24jam.com. Dalam rangka penerimaan seleksi CPNS dilingkup Pemprov Sulbar, akan dilaksanakan ujian berbasis Computer Assisted Tes (CAT) yang di mulai di Gedung Serbaguna Rujab Gubernur Prov Sulbar, pada tanggal 21-28 Februari 2020

Seleksi ini dilaksanakan dengan fair serta terbuka. Kita ingin mencari calon pegawai negeri sipil yang memiliki integritas yang baik dan profesional demi daerah kita yang harus semakin kuat, maka dari itu tidak ada lagi ungkapan ujian itu ada perjokian .

“Saya minta kawan-kawan pers mengamati hal tersebut dan begitupun ujian yang akan dilaksanakan akan terus diawasi dengan intes. Jika terjadi hal yang tidak kita inginkan maka kita akan langsung batalkan, dan kita akan proses secara hukum. Tidak ada lagi istilah sogok menyogok”, ujar Sekretaris Provinsi Muhammad Idris.

Hal tersebut disampaikan Sekprov Sulbar, saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media dalam rangka membahas kesiapan Pemprov Sulbar sebagai penyelenggara ujian CPNS pada 21/2/2020.

Seleksi tersebut digelar di gedung serbaguna Sulbar dibelakang rumah jabatan Gubernur, Jalan Abd. Malik Pattana Endeng Kelurahan Rangas Kec. Simboro Kab. Mamuju Sulbar

Teknis ujian menggunakan metode komputer secara online yang bertujuan hasil ujian tersebut lebih transparan sehingga para peserta segera mengetahui hasil ujian dari tiap-tiap individu, serta menghilangkan kesan dari kalangan masyarakat tentang pola ujian lama yang masih bisa diintervensi oknum tertentu.

“Untuk tahun ini, Pemprov Sulbar
melaksanakan seleksi terhadap sejumlah pendaftar CPNS yang telah mencapai 11.480 pendaftar, dan membuka 295 formasi, terbagi atas 223 formasi guru, 31 formasi kesehatan, 41 formasi yang diperuntukkan untuk administrasi dan dimana pihak panitia akan melakukan seleksi berbasis SKD Tahun 2019 secara maraton dimulai dari 21 hingga 28 Februari 2020 kedepan”, terang Sekprov Sulbar

Rahman 007

Related posts