Lagi! Jurnalis Mendapat Kekerasan Saat Liput Penutupan MTQ Di Percut Sei Tuan Deliserdang Sumatera Utara

  • Whatsapp

DELISERDANG , SUMUT ꟷ pantau24jam.com. Seorang jurnalis mendapat tindakan kekerasan saat meliput penutupan kegiatan MTQ di Lapangan Sinar Pagi kecamatan Percut Sei Tuan Deliserdang Sumatera Utara, Kamis 13/02/20 sekira pukul 22:00 WIB.

Perlakuan tindak kekerasan tersebut mempermalukan jurnalis bernama Sigit dihadapan masyarakat banyak yang menonton kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

Sigit salah satu jurnalis dari media online merasa mendapatkan arogansi ancaman dari seorang pegawai Kasi Trantib Kecamatan Percut Sei Tuan dengan cara memiting dan menarik kerah baju dan mengajak untuk berduel atau berkelahi di saat acara penutupan MTQ berlangsung.

”Arogannya Kasi Trantib Desa Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan terhadap saya sangat jelas telah melanggar UU No. 40 tahun 1999 tentang pers,” ungkap Sigit

”Kasi Trantib, J Putra Dalimunte merasa kurang senang terhadap saya, di karenakan adanya pemberitaan yang diduga menyangkut perawatan lemari penyimpanan arsip di kantor Kasi Trantib Desa Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan”, kata Sigit menerangkan.

”Merasa kurang senang terhadap saya, lalu Kasi Trantib tersebut memanggil saya dan memiting serta menggiring saya ke pinggir acara MTQ dengan tangan mau memukul”, jelas Sigit.

Sigit merasa sangat dihalangi dengan sengaja kegiatannya oleh J Putra Dalimunte untuk melakukan peliputan acara penutupan MTQ.

Melihat kejadian, seorang warga langsung menghampiri untuk melerai kedua pihak agar tidak terjadi perkelahian di acara penutupan MTQ Kecamatan di Lapangan Sinar Pagi yang tepatnya di jalan Lapangan II Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Sekali lagi saya tegaskan, saya sangat kecewa dengan perbuatan Kasi Trantib, J Putra Dalimunte yang jelas dengan sengaja menghalangi kegiatan saya untuk meliput acara penutupan MTQ”, pungkas Sigit.

Zakha

Pos terkait