Larangan Valentine Day Dikeluarkan Oleh Dinas Pendidikan Sulsel Berupa Surat Edaran

  • Whatsapp

MAKASSAR – pantau24jam.com. Pemerintah Provinsi sulawesi selatan melalui Dinas Pendidikan mengeluarkan surat edaran tentang larangan merayakan hari Valentin.

Surat edaran tersebut bernomor 800/1237/2/2020 tentang Larangan Merayakan Valentine Day Bagi Pelajar tertanggal 10-2-2020.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan mengatakan bahwa kegiatan valentine sangat tidak bermanfaat dirayakan terutama bagi peserta didik.

“Kegiatan hari valentin atau biasa disebut hari kasih sayang tersebut dinilai negatif dapat merusak generasi bangsa karena itu tugas kita sebagai pemerintah untuk menasehati dan memberikan arahan agar peserta didik kita terjaga dan tidak terpengaruh dengan acara seperti itu”, ujar Dr Basri S.Pd M.Pd Kadis Pendidikan Sulsel.

Saya harap surat edaran ini benar-benar diaplikasikan oleh para kepala sekolah, awasi anak-anak kita karena umumnya dengan kegiatan valentine day hanya berujung pada pacaran semata.

Beberapa poin dari surat edaran itu yakni melarang para pelajar untuk bervalentin day dalam sekolah maupun diluar sekolah, harap kepala sekolah untuk mengawasi dan menghimbau peserta didik di dalam kegiatan positif melestarikan nilai-nilai budi luhur bangsa dilingkungan sekolah.

Terkait dengan hal tersebut Ketua Daarut Dakwah Wal Irsyad DDI Provinsi Sulawesi Selatan K.H.Achmad Yahya LC. sangat merespon dan salut atas adanya himbauan itu, menurutnya kegiatan acara kasih sayang (valentin day) itu tidak ada dalam ajaran agama islam.

“Islam tidak memberikan waktu kapan hari dan waktu untuk berkasih sayang, ingat dengan Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2017 yang mengharamkan perayaan Valentine Day setiap 14 Februari. Merujuk hal itu, MUI mengimbau umat Islam agar tidak latah merayakan momentum lazim disebut Hari Kasih Sayang itu”, terang K.H.Achmad Yahya LC ujar di Ponpes An Nuriyah Maccini Baji Jeneponto.

Andiz

Related posts