Lembaga Laknat Koruptor dan Pos Minta Mabes Polri Ungkap Kasus Hukum ‘Mandul’ di Kab. Sumenep

  • Whatsapp

SUMENEP – pantau24jam.com. Berbagai kasus hukum sudah menyasar pada lingkup masyarakat kecil. Terutama pada jalur birokrasi administrasi persuratan yangbdianggap menyimpang

Contohnya, “Dalam petunjuk pelaksanaan (juklak) dan juknis program Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam bentuk kegiatan Pokmas harus ada rekomendasi dari kades setempat.

“Diketahui domisili alamat sekretariatnya dan juga mengetahui camat wilayah, namun yang terjadi justeru sebaliknya di Desa Grujugan Kecamatan Gapura periode tahun 2017,” ungkap Herman Kamis 30/01/2020

“Tindakan itu, tindakan yang tidak terpuji yang dilakukan secara kelompok dari sumber-sumber pendapat yang ilegal secara hukum, dan menjadi budaya dalam masyarakat hingga pernah terdengar suatu pernyataan yang menyebutkan “korupsi berjamaah”, tegas Herman pengurus Lembaga Laknat Koruptor Sumenep.

Oleh karena hal itu, Lembaga Laknat Koruptor dan Pos I Base Camp Vespa Sumenep, Herman berharap besar kepada yang terhormat Mabes Polri dan Jaksa Agung peneliti diminta ungkap dugaan korupsi yang sudah menyasar ke pelosok-plosok desa di teritorial Sumenep termasuk dugaan penyalahgunaan anggaran desa.

Pihaknya juga menuturkan, “Berbagai aspek dan bidang karena dampak dari adanya dugaan korupsi ini sendiri, tentunya sumenep akan mengalami kemerosotan dan kehancuran pertumbuhan ekonomi juga dalam perkembangan pembangunannya,” jelas Herman.

Ridhawi

Related posts