Dugaan Praktek Pungli Melirik Gerai Samsat Galesong Utara Kab. Takalar

  • Whatsapp

TAKALAR – pantau24jam.com. Dugaan maraknya dugaan Pungli (pungutan liar) yang ada di Gerai samsat Galesong Utara Kabupaten Takalar mengundang banyak komentar masyarakat di berbagai kalangan.

Dugaan tersebut, pada pembayaraan pajak kendaraan yang ada di Gerai samsat Galesong Utara di Kantor Camat Galesong Utara Kab Takalar, Sulsel

Dicurigakan tentang proses pembayaran wajib pajak kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang patut adanya praktek (pungli) di lakukan oleh oknum yang tidak lain petugas Samsat Gerai galut yang berpangkat Aipda.

Menurut penuturan warga yang berinisial Ar yang dirahasiakan alamatnya melalui awak media beberapa waktu lalu mengatakan, mereka sangat kecewa atas pelayanan gerai samsat Galesong Utara akibat ulah oknum petugas tidak lain adalah oknum petugas dari pihak kepolisian yang di duga melakukan Pungli diluar ketentuan”, ujarnya

Ar mengaku bahwa pajak kendaraan motor miliknya yang semestinya hanya bayar pajak kendaraan sebanyak Rp 216.000 malah diminta oleh Oknum agar membayar sebesar 250.000 dalam artian dugaan pungli tiap kendaraan wajib pajak di Gerai samsat galesong utara di taksir 30.000 sampai 50.000 setiap kendaraan”, terang Ar.

Sementara itu, hal yang sama dirasakan warga Inisial R dimana pajak kendaraan roda empat (mobil) miliknya dikelebihan tarik 50.000, Inisial R meminta kepada pihak Propam Polres Takalar agar menindak tegas Oknum petugas Gerai Samsat Galesong Utara yang melakukan dugaan Pungli.

Sementara saat peristiwa hal tersebut di konfirmasi kepada Ipda. Asrul yang menjabat Kanit Regident Polres Takalar lewat sambungan whatsapp membalas tulisan “coba sy kroscek pak ke anggota 🙏”tulisnya.

Hingga berita ini ditulis warga masyarakat berhadap pelayanan gerai samsat dapat maksimal dan terhindar gratifikasi Pungli (pungutan liar).

Alfiank

Pos terkait