Bupati Buka Konfercab PGRI Jeneponto, Jaga Organisasi Ini dan Jangan Bermain Politik

  • Whatsapp

JENEPONTO. pantau24jam.com. Bupati Jeneponto Drs.H.Iksan Iskandar, M.Si membuka Konferensi Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kab. Jeneponto di Aula Guru Dikbud, Selasa 28/1/2020

Pengurus PGRI Sulawesi selatan yang dihadiri oleh Sekretaris PGRI sulawesi selatan Dr.H.Syarifuddin Lagu S.Pd, M.Pd menyampaikan tugas-tugas PGRI tidak semudah yang seperti di harapkan.

“Organisasi PGRI lahir untuk menghimpun para guru, PGRI mendampingi hingga sumber daya manusianya unggul karena itu PGRI selalu mengedepankan sikap profesional dan tidak boleh meninggalkan tugas utamanya sebagai seorang guru”, terang Syarifuddin Lagu.

PGRI akan menyatukan para guru dalam bersikap, begitupula dalam hal pengawasan. PGRI akan senantiasa koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto serta Dewan Pendidikan.

Sambutan Bupati Jeneponto Drs.H.Iksan Iskandar, M.Si sangat mengapresiasi dengan tugas yang di emban selama ini oleh pengurus PGRI yang lama. Terima kasih kepada Haeruddin Situru selaku Ketua PGRI Jeneponto

“Kita harap PGRI Jeneponto dapat memilih pemimpin yang lebih baik, pemimpin yang profesional yang mampu berinovasi dan tetap mengedepankan tugasnya sebagai seorang tenaga pendidik yaitu guru. Jaga organisasi PGRI ini dan jangan bermain politik”, ujarnya

Dari indeks pembangunan, indeks pendidikan semua berjalan sesuai dengan target dan harapan sebagaimana visi dan misi pemerintahan Iksan Paris, memang ada kendala misalnya sarana dan prasarana, SDM guru yang masih minim bahkan masih ada yang belum sesuai standar.

Guru harus cerdas, namun kecerdasan politik dampaknya tidak bagus bagi guru, akan ada yang jadi korban, saya masih komitmen agar tenaga honorer selalu diperhatikan. Pemda jeneponto berterima kasih kepada pemerintah pusat terhadap Dana Alokasi Khusus (DAK).

Saat wartawan pertanyakan dugaan adanya pemotongan 30% DAK dari tiap sekolah kepada oknum Dinas Pendidikan Kabupaten, Bupati Jeneponto menanggapi, “Hingga saat ini saya masih percaya dengan aparat saya dan mari kita selalu berprasangka baik”, tutupnya

Pemilihan Formatur PGRI Jeneponto akan menggunakan metode F.1 untuk calon ketua 1 orang, F.2 calon wakil ketua 1 dan wakil ketua 2, F.3 calon sekretaris. Mereka dipilih oleh 3 orang pengurus PGRI dari 11 Kecamatan didampingi 2 orang pengurus PGRI Kecamatan sebagai peserta peninjau serta ditambah 3 suara dari PGRI Cabang Jeneponto total 36 suara.

Nampak hadir Wakil Bupati Jeneponto H.Paris Yasir SE, H.Saharuddin Kepala Kemenag Jeneponto, Ketua Dewan Pendidikan Jeneponto Hj Hamsiah Iksan SE, Sekretaris PGRI Sulsel Syarifuddin Lagu dan beberapa pimpinan Muspida dan Kepala Sekolah SMP dan SD se Kab Jeneponto

Andi Zoelk

Related posts