Polda Sulawesi Selatan Warning Pemilik Senjata Api Rakitan Ilegal

  • Whatsapp

MAKASSAR – pantau24jam.com – Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, mewarning sejumlah pemilik senpi rakitan atau senjata api ilegal lainnya.

“Keberadaan senjata-senjata ini cukup berbahaya jika berada pada lingkungan masyarakat secara ilegal, karena akan bisa di gunakan secara tidak bertanggung jawab” ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo, Sabtu 25/01/2020

Kombes Pol Ibrahim Tompo meminta kepada warga dan masyarakat untuk melaporkan jika mendapatkan informasi tentang keberadaan senpi rakitan.

Menurutnya, hal itu dapat berpengaruh terhadap peningkatan angka kejahatan dan situasi yang tidak stabil di suatu daerah.

Senjata api rakitan atau ilegal ini banyak digunakan oleh kelompok sparatis, kelompok kejahatan yang terorganisasi dan pelaku kriminal lainnya.

“Kita berharap kondisi kamtibmas dapat selalu terjaga, olehnya itu Polri ingatkan kepada siapa pun yang memproduksi, mendistribusikan, menjual, membeli, menyimpan atau pun mengetahui adanya senjata rakitan atau ilegal maka akan dikenakan hukum”, ungkapnya

Sebelumnya, Resmob Polda Sulsel berhasil membekuk Muhammad Naba (37) terkait kepemilikan senjata api rakitan.

Senjata rakitan jenis senpi berbentuk pulpen (pen gun) yang diduga akan dipakai untuk tindakan kejahatan di dusun Bonto Ramba, Desa Abbulo Sibatang, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros

Polisi menyita sejumlah amunisi aktif 22 mm. Tersangka dijerat Pasal 1 ayat (2) UU Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara.

Dalam press release pada Jumat (24/1/2020) Wakapolda Sulsel Brigjen Dr.Adnas mengatakan kepemilikan senjata api tanpa memiliki izin merupakan hal terlarang.

“Polisi akan menelusuri produksi senpi rakitan ini agar tak beredar di masyarakat. Hal ini sebagai antisipasi supaya tidak berkembang dan ini jadikan senjata yang akan digunakan untuk melakukan kejahatan” ujar Anas
Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel Kombes Indra Jaya juga mengatakan pemilik pen gun diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat.

“Pelaku diduga memproduksi dan memperjualbelikan pen gun tersebut.” tuturnya

Rzm

Related posts