Kabag.TU Kanwil Kemenag Sulsel Prinsip “Sipakatau” Masyarakat Jeneponto Masih Sangat di Junjung Tinggi

  • Whatsapp

JENEPONTO – pantau24jam.com – Di tengah kesibukan Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Prov.Sul-Sel masih dapat memenuhi undangan panitia penyelenggara pelantikan dan pengukuhan pejabat dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Jeneponto, Selasa 21/01/2020 di Aula Kemenag. Kab. Jeneponto.

Diawal Sambutan Kepala Kanwil Kementerian Agama Prov.Sul-Sel yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha H.Abd. Wahid, pelantikan dan pengukuhan sebagai wujud perubahan reformasi birokrasi

H.Abd Wahid sampaikan Pesan Kakanwil Kemenag. Prov Sul-Sel, “Bahwa jajaran Kemenag Jeneponto adalah orang yang terpandang yang diberi amanat oleh undang-undang, olehnya itu setiap warga Kemenag Jeneponto jadilah penyejuk dalam bermasyarakat berbangsa dan jangan jadi sumber masalah”, ujarnya

Prinsip masyarakat Jeneponto masih sangat dijunjung tinggi adalah “Sipakatau” yang dalam arti saling menghargai dan kekompakan dan kekeluargaan dalam mewujudkan tercapainya suatu program dapat terlaksana dengan baik dan mendapatkan hasil yang maksimal.

Harapan terkait tanggungjawab dan amanah yaitu melakukan perubahan reformasi perubahan dengan mereview program-program apa yang belum terlaksana sebelumnya agar menjadikan skala prioritas guna mengawal pembinaan keagamaan tanpa melihat dan menunggu anggaran dari DIPA .

“Pejabat di Kemenag Kab. Jeneponto mampu berinovasi dan bermitra PEMDA dan masyarakat segala sesuatu terkait dengan institusi dapat dibicarakan bersama melalui musyawarah untuk mufakat dengan mengingatkan bahwa prinsip sipakatau, sipakalabbiri serta sipakainga masih sangat kuat dan dijunjung tinggi oleh masyarakat Jeneponto apalagi jajaran Kemenag”, Imbuh H.Abd Wahid.

H.Abd. Wahid juga mengakui bahwa SDM yang di Kemenag Jeneponto masih sangat kurang, olehnya itu berharap agar kekurangannya disampaikan agar pihak Kanwil penentu kebijakan dapat menyuplai SDM ke Kemenag Jeneponto.

Diakhir sambutan Kabag TU Kanwil Kemenag berharap kepada khusus ASN tidak dapat menentukan tempat kerjanya, aparat sipil negara tidak boleh menentukan atasannya (Bahwa Si A baru saya dapat bekerja dengan baik), tidak boleh memilih teman dan yang terpenting pendekatan 5 budaya kerja. Harap H.Abd.Wahid.

Fhr

Pos terkait