Meningkat Penderita DBD Di Soppeng, Dinkes Himbau Waspada & Lakukan PSN

  • Whatsapp

SOPPENG — pantau24jam.com. Dua bulan terakhir ini, kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) yang di rawat di RSUD La Temmamala Kabupaten Soppeng mengalami peningkatan yang cukup mengkhawatirkan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Manajemen RSUD La Temmamala, Andi Yanwar Saiful kepada awak media di RSUD Latemmala Kabupaten Soppeng pada Senin 20/1/2020

“Pada catatan kami hingga 20 Januari 2020, telah ditangani pasien Demam Berdarah Dengeu (DBD) sejumlah 6 pasien positif DBD dan 66 lainnya suspeck (diduga) DBD, 1 orang diantaranya meninggal dunia,” ujar Andi Yanwar Saiful

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng Sallang, SKM, MSi mengupayakan beberapa langkah antisipasi diantaranya menerapkan Pembasmian Sarang Nyamuk (PSN) dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan tingginya kasus DBD tersebut, masyarakat diwajibkan untuk lebih waspada dan menerapkan Pembasmian Sarang Nyamuk (PSN) dalam kehidupan sehari – hari”

“Talah kami lakukan koordinasi dengan para kepala desa dan seluruh Puskesmas agar melakukan pencegahan dini dengan melakukan Pembasmian Sarang Nyamuk (PSN) yang ada disekitar lingkungan masing masing,” kata Sallang.

Dinas Kesehatan juga melakukan Fogging ke beberapa daerah yang terdampak DBD meskipun diakui, bahwa Fogging itu bukan merupakan strategi utama dalam pemberantasan DBD.

“Ada pemahaman yang keliru dalam masyarakat yang menganggap setelah diadakan Fogging maka mereka aman dari serangan DBD. Padahal fogging bukan cara terbaik memberantas DBD”, jelas Sallang yang didampingi Ernawati Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Pada hari pertama setelah fogging nyamuk akan mati. Namun, hari berikutnya akan muncul lagi banyak nyamuk karena jentik nyamuk tidak mati saat dilakukan fogging, dan di dalam jentik bisa jadi sudah ada yang membawa virus dengue penyebab demam berdarah

Dinkes Soppeng kembali akan mengeluarkan surat edaran menyusul edaran tertanggal 29 November 2019, yang akan disiarkan di Masjid terkait langkah efektif yang harus dilakukan dalam pencegahan dan pemberantasan DBD ini.

S@ms.

Pos terkait