Tega! Pasien Kondisi Parah Justeru Disuruh Pulang Dari RSUD Jeneponto

  • Whatsapp

JENEPONTO – pantau24jam.com. Penyesalan orang tua pasien, Minak, dia tunjukkan kekesalannya lantaran pelayanan yang menyayat hati di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Pada rabu 14/1/2020

Alimuddin (24) putra Minak beri gambaran kepada awak media saat dia terkesan putranya dipaksa pulang ke rumah oleh salah satu perawat RSUD Lanto Dg Pesewang Jeneponto.

Minak menolak untuk pulang karena anaknya belum sembuh total apalagi belum mampu duduk dan butuh perawatan medis dari RSU.

Menurut penuturan Minak, “Anak saya itu masih muntah-muntah lantaran mengalami benturan keras di kepalanya saat ditabrak motor pada Rabu, 14 Januari 2020 tapi sempat saya bawa ke puskesmas bonto ramba lalu dirujuk ke RSUD Lanto Dg Pasewang”, ujar Minak

“Baru dua hari dirawat di RSUD malah disuruh ma pulang sama perawatnya. Itu lagi kasihan baru pi satu hari anakku sudah dioperasi,” kesal Minak Ahad malam (18/01/2020) sekira pukul, 20:55 Wita.

Perawat perempuan itu bilang pulang mi saja karena masuk umum, berobat diluar saja sambil kontrol. Jadi saya bilang kenapa harus pulang anakku belum sembuh, biar lagi umum bisa ji saya bayar yang penting anakku sembuh. Saya juga tidak dikasih kartu kontrol. Beber Minak saat disuruh pulang.

Akibat dari kecelakaan lakalantas, Alimuddin mengalami luka yang cukup serius pada bagian kepala dan pelipis kanan serta luka dalam pada punggung belakang.

Itu hari, anakku keluar darahnya dibagian mulut, hidung dan muntah-muntah lagi, karena di kepalanya parah. Anakku juga dioperasi didekat matanya

“Saya belum sembuh, makanya aku tidak mau pulang kenapa disuruh pulang,” kata Alimuddin terbaring kesakitan di rumahnya di kampung Taipa Lampangang, Desa Balumbungan, Kecamatan Bontoramba Jeneponto.

Bahkan, Alimuddin pun akui jika dirinya masih megeluh kesakitan pada bagian kepala. Dan masih muntah – muntah.

Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang, Kabupaten Jeneponto, dr.g, Bustami mengatakan sementara mencari kebenaran informasi tersebut adanya salah satu pasien yang dipulang paksa

“Sementara kita cari informasi dan kalaupun pasien merasa mengeluh silahkan kembali ke UGD kemudian diperiksa kembali supaya lebih cepat penanganannya, apapun itu, pasien harus diperlakukan dengan baik, tidak boleh tidak”, kilah dr.Bustami

Andi Karpas

Related posts