PT PNM ULAMM dinyatakan PMH Oleh Hakim Pengadilan Negeri Malili

  • Whatsapp

Pantau24jam.com–Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Malili, Sulawesi Selatan, Ari Prabawa, mengabulkan gugatan yang diajukan oleh Kuasa Hukum Budi Santoso, Kamis 15 Januari 2020

Budi Santoso adalah Kreditur sekaligus penggugat yang melawan PT. Permodalan Nasional Madani (ULAMM) sebagai tergugat I, KPKNL Cabang Palopo, Sulawesi Selatan

Sedangkan tergugat II, Bambang Irawan sebagai pemenang lelang atas suatu proses lelang yang dilakukan oleh PT. Permodalan Nasional Madani (ULAMM) yang dianggap cacat prosedural

Bahkan Budi Santoso sempat mengeluarkan air mata, pada saat pembacaan Putusan karena gugatannya terhadap PT. Permodalan Nasional Madani (ULAMM), KPKNL Palopo dan Bambang Irawan sebagai pemenang lelang dikabulkan oleh Majelis Hakim PN Malili

“Mengadili menyatakan mengabulkan sebagian gugatan dari pihak penggugat, menyatakan tergugat I melakukan perbuatan melawan hukum, menghukum tergugat I untuk membayar kerugian materil sebesar 297.000.000 (Dua Ratus Sembilan Puluh Tujuh Juta Rupiah) yang harus dibayarkan oleh tergugat I secara tunai” ucap Ketua Majelis Hakim, Ari Prabawa saat membacakan amar putusan

Atas putusan ini, Adv Mahyuddin Jamal yang didampingi Oleh Muh Ilham Azhar Selaku Kuasa Hukum Budi Santoso dari kantor Law Firm REI Associates mengaku bersyukur sebab keadilan sudah ditegakkan dan PT Permodalan Nasional Madani (ULAMM) diwajibkan membayar kerugian yang diderita oleh kliennya.

ditambahkan Oleh Adv Ronal Efendi Selaku Direktur Law Firm REI Associates bahwa Secepatnya Akan melakukan Komunikasi bersama tim Hukum budi Santoso untuk membicarakan putusan Tersebut oleh karena sidang pembacaan Putusan tadi diwakili Oleh Rekan kami Advokat Judi Awal Ujarnya Saat ditemui Di kafe Pelangi Kota Makassar kepada awak media

” Bahwa Rekan advokat yang menghadiri sidang telah memberitahukan kepada Tim Hukum Budi Santoso bahwa dalam pertimbangan Majelis Hakim difokuskan pada kontrak dengan adanya penyalahgunaan keadaan serta pertimbangan Hakim yang ada cacat dalam kontrak berupa adanya Klausula Baku merupakan suatu pertimbangan yang adil bagi diri penggugat

“Kita bersyukur sudah mendapatkan keadilan. PT. Permodalan Nasional Madani (ULAMM) diwajibakan membayar kerugian materil klien kami sebesar 297.000.000 (dua ratus Sembilan puluh tujuh juta rupiah) yang harus diterima klien kami secara tunai seketika putusan tersebut sudah mempunyai kekuatan Hukum Tetap ,” kata Ronal Efendi

Diketahui, persoalan antara Budi Santoso melawan PT. Permodalan Nasional Madani (ULAMM)berawal dari akibat Kredit macet yang dilakukan lelang tidak sesuai Prosedural

Sekedar diketahui bahwa Budi Santoso didampingi Oleh beberpa Advokat dari OA Kongres Advokat Indonesia Sulawesi Selatan

(RE)

Related posts